Jumat, 21 Juni 2013

YANG MUDA, YANG MENCINTAI LINGKUNGANNYA

Lebih baik satu burung di tangan, daripada sepuluh burung di pohon. Kata “cintailah lingkunganmu” kadang hanya menjadi sebuah klise belaka, namun bagi beberapa orang hal ini menjadi cambukan keras bagi dirinya. Cambukan yang keras itu membuat mereka harus melakukan sesuatu, daripada tidak sama sekali.


Kita pun pasti sering mendengar ungkapan kata “Yang muda, yang mencintai lingkungannya”, kata inilah yang di jadikan  oleh Pecinta Alam Paroki Salib Suci (PALAPASS) sebagai salah satu visi organisasinya. Organisasi yang terbentuk pada 23 Juni 2003 ini, menjadi salah satu wadah bagi orang muda di paroki Cilincing, Jakarta Utara untuk mencintai lingkungan dalam tindak nyata.

PALAPASS  tergerak karena terjadinya begitu banyak masalah lingkungan yang disebabkan oleh manusia. Sampah, adalah salah satu limbah yang terus menerus diproduksi oleh manusia. Ribuan sampah yang berserakan di lingkungan paroki, menjadi perhatian besar PALAPASS.

Kenapa harus sampah? Selain menjadi limbah terbesar yang diproduksi manusia, sampah pun biasanya tidak mendapat perhatian khusus oleh manusia. Dampak buruk dari sampah bagi manusia, yang paling riskan adalah menjadi sumber penyakit. Maka dari itu PALAPASS melakukan tindak nyata dengan melakukan kegiatan Operasi Bersih (OPSI) setiap minggunya.

Mungkin bagi kebanyakan orang sampah itu hal yang menjijikan, tapi sebagai organisasi orang muda yang dituntut untuk menjadi agen perubahan, PALAPASS menjadikan sampah sebagai tanggung jawab manusia terhadap lingkungannya. Para anggota PALAPASS pun menyebut dirinya sebagai ‘Agen Kebersihan’.

Gebrakan untuk meningkatkan kesadaran umat akan sampah sudah dilakukan dengan berbagai cara, dan kini PALAPASS melakukan penimbangan sampah yang berserakan dan yang terkumpul pada tong-tong sampah. Kegiatan pendaur ulangan sampah juga ingin lebih dikembangkan seturut berjalannya organisasi ini.
PALAPASS bukan hanya sekedar melakukan tindak nyata menjaga lingkungannya, tapi organisasi ini juga melakukan kegiatan yang berhubungan dengan pecinta alam dengan menikmati serta mensyukuri atas keindahan alam ciptaan Tuhan, dengan melakukan pendakian gunung dan kegiatan alam lainnya.

Orang muda memang ditantang agar menjadi agen perubahan, dan PALAPASS dapat menjadi salah satu wadah perubahan dalam mencintai lingkungannya bagi Paroki Salib Suci. Siapkah kita yang muda menerima tantangan ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar